• iconadmin-131135170001@madrasah.kemenag.go.id

icon Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 2 Jombang

Dari Laboratorium hingga Nada Jiwa: Dua Tim MAN 1 Jombang Melaju ke Final OPSI Nasional 2025

Dari Laboratorium hingga Nada Jiwa: Dua Tim MAN 1 Jombang Melaju ke Final OPSI Nasional 2025

Dari Laboratorium hingga Nada Jiwa: Dua Tim MAN 1 Jombang Melaju ke Final OPSI Nasional 2025

JOMBANG — Dalam harmoni dedikasi dan semangat tanpa henti, dua tim kebanggaan MAN 1 Jombang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan lolos ke babak final Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025, ajang prestisius yang digelar oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

 

Dua tim ini bukan sekadar membawa nama madrasah, tetapi juga membawa semangat ilmiah dan nurani pencarian makna. Mereka akan beradu gagasan dan inovasi di Universitas Surabaya pada 10–16 November 2025, bersaing dengan para peneliti muda terbaik dari seluruh Indonesia.

 

Tim Pertama – Bidang IPA

Aida Khodijah (XII I)

Rahma Nur’aini (XII I)

Pembimbing: Nurani Fitriana, S.Si

Dengan karya penelitian bertajuk:

“Analisis Efektivitas Nanoedible Film Coating Kitosan Cangkang Keong Sawah Kombinasi Ekstrak Daun Sangket Metode In Vitro dan Molecular Docking Sebagai Antifungi Kopi Excelsa Wonosalam.”

 

 

Sebuah riset yang mengalir dari tanah Wonosalam, meneliti kebaikan alam melalui ilmu. Dari cangkang keong hingga daun sangket, mereka meramu inovasi pelapis alami untuk menjaga mutu kopi Excelsa — persembahan sains untuk bumi dan petani negeri.

 

Tim Kedua – Bidang IPS

Safira Nur Azizah (XII H)

Ratna Maulidyah Artanti (XII I)

Pembimbing: Iwan Rizwan, S.Pd.I

Dengan karya penelitian berjudul:

“AMBYAR (Aplikasi Mental Regeneration): Pengembangan Media Terapeutik Berbasis Musik untuk Mendukung Pemulihan Psikologis Remaja Pascaputus Cinta.”

 

 

Sebuah penelitian yang lembut namun bermakna dalam, menggabungkan teknologi dan empati. Dari musik lahir terapi, dari patah tumbuh kekuatan — menandakan bahwa ilmu sosial pun mampu memeluk luka dengan inovasi.

 

Kepala MAN 1 Jombang, Dr. Hj. Saadatul Athiyah, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangganya.

 

“Mereka adalah cerminan generasi beriman dan berilmu. Di tangan para peneliti muda inilah, madrasah menyalakan lentera ilmu dan kemanusiaan,” ujarnya dengan penuh haru dan kebanggaan.

 

Langkah dua tim ini bukan sekadar menuju final, tapi menuju masa depan. Karena di setiap tetes penelitian dan ide kreatif mereka, tersimpan semangat untuk menyatukan iman, ilmu, dan inovasi — tiga hal yang menjadi ruh dari MAN 1 Jombang.

 

Selamat berjuang di pentas nasional!

Langit prestasi terbuka lebar — dan madrasah terus menorehkan cahaya.(arb)