Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 2 Jombang
Jombang — Dalam naungan pagi yang bening di Senin, 24 November 2025, MAN 1 Jombang kembali menorehkan kisah indah tentang ketekunan dan cahaya Al-Qur’an melalui kegiatan Tasmi’ 5 & 10 Juz Bil Ghoib. Sejak pukul 08.00 hingga 16.30, alunan ayat suci bergema dari berbagai sudut madrasah—Masjid, Aula Asputra, Aula Asputri, Ruang Abu Bakar, hingga Perpustakaan—menjadikan lingkungan sekolah seolah berdenyut dalam irama Ilahi.
Kegiatan ini digelar dengan satu tujuan mulia: meningkatkan kualitas hafalan siswa-siswi MAN 1 Jombang, serta menanamkan budaya muraja’ah yang istiqamah. Dengan suasana yang teduh dan khidmat, para peserta menyalakan harapan melalui hafalan yang mereka lantunkan tanpa melihat mushaf—sebuah proses yang membutuhkan kedisiplinan hati serta kekuatan ingatan.
Daftar Peserta Tasmi’ 5 & 10 Juz Bil Ghoib
Kategori 5 Juz
1. Aila Nurulloh Ibrahim (Baik)
Kelas: X-E
2. Rafidatul Ilmas Ibrahim (Baik Sekali)
Kelas: X-C
3. Sani Ahmadi Ilham (Baik)
Kelas: XII-N
4. Nadifa Nur Ramadani (Baik)
Kelas: XI-A
5. Najwa Aqila (Baik Sekali)
Kelas: XI- —
Kategori 10 Juz
6. M. Irsyad S (Baik)
Kelas: XI-A
7. Noer Muhammad Berlian (Baik Sekali)
Kelas: XII-J
8. M. Riffat Akbar H (Baik)
Kelas: X-M
Mereka adalah siswa-siswi pilihan yang telah menabur usaha panjang dalam menjaga ayat-ayat Al-Qur’an. Setiap lantunan menjadi saksi perjalanan yang sunyi namun bermakna.
Sambutan Ibu Kepala Madrasah
Dalam pembukaan kegiatan, Dr. Hj. Saadatul Athiyah, M.Pd memberikan pesan lembut namun penuh makna, mengingatkan seluruh peserta bahwa menjaga hafalan bukan hanya tugas, tetapi amanah. Ia menyampaikan:
“Harus berusaha menjaga hafalan. Kalau belum bisa menambah, paling tidak yang sudah dihafal harus dijaga, dimuroja'ah terus. Karena Al-Qur’an akan menjadi syafa’at bagi yang membacanya.”
Nasihat itu mengalir seperti embun, menyejukkan semangat para peserta yang tengah meniti jalan menjadi ahlul Qur’an.
Penutup: Langkah Kecil Menuju Cahaya Besar
Kegiatan Tasmi’ tahun ini menjadi bukti bahwa ruh Al-Qur’an terus hidup di MAN 1 Jombang. Dari tiap ruang yang digunakan, dari setiap ayat yang dibacakan, tumbuh harapan agar generasi Qur’ani semakin mengakar kuat di hati para siswa.
Dengan semangat yang tak pernah padam, madrasah berharap kegiatan ini menjadi pijakan untuk melahirkan lebih banyak hafizh dan hafizhah yang bukan hanya menghafal, tetapi juga menghidupkan Al-Qur’an dalam akhlak mereka.